Minggu, 11 Januari 2026

PENANGGALAN LITURGI TAHUN A / II
Warna Liturgi : Putih ⬜️
PESTA PEMBAPTISAN TUHAN
(klik Santo/a,Beato/a, untuk melihat kisah singkatnya)

(klik bacaan, untuk melihat isi bacaan Kitab Suci)

Renungan :
Pesta Pembaptisan Tuhan yang kita rayakan hari ini mengakhiri lingkaran Natal dalam kalenderium liturgi. Pembaptisan-Nya oleh Yohanes di Sungai Yordan adalah permulaan tugas-Nya melayani orang banyak. Sebagai utusan Bapa, Yesus akan membawa kabar baik dan akan memaklumkan Kerajaan Allah di tengah bangsa-bangsa. Dalam peristiwa pembaptisan ini, Yesus didaulat sebagai Raja yang diurapi, seorang Mesias dan Anak Allah.

Ketika Yesus keluar dari dalam air, terbukalah langit dan Roh Kudus turun dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Turunnya Roh Kudus menandai pengurapan Yesus sebagai Raja dan Anak Allah. Allah Maklumat llahi terdengar dari langit. "Inilah Anak-Ku yang Kukasih, kepada-Nyalah Aku berkenan." Seruan ini merupakan ketetapan Ilahi bagi Yesus yang kepada-Nya segala baik, mukjizat-mukjizat, serta keselamatan akan dinyatakan. Sebagaimana nubuat Yesaya bahwa Yesus tak akan berseru dan berteriak-teriak, ia takkan memotong memotong rumput yang terkulai, tetapi akan berkeliling sambil berbuat baik. Yesus akan membawa pembebasan bagi setiap orang yang terpenjara dalam kegelapan.

Peristiwa turunnya Roh Kudus atas Yesus juga menegaskan bahwa Dia adalah hamba Allah yang akan menjadi satu-satunya harapan bagi bangsa yang tertindas, orang-orang buta, mereka yang dalam tawanan dan penjara sebagaimana yang diungkapkan oleh Yesaya. Apa yang dilakukan Yesus adalah misi utama dari Allah yang mengutus-Nya. Rasul Paulus mengungkapkan bahwa Yesus yang diurapi itu akan memberitakan damai sejahtera, Dia akan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai iblis.

Kita bersyukur karena Allah berkenan mengutus Putra-Nya untuk menyelamatkan kita. Dengan demikian, kita pun mesti selalu sadar akan Roh Kudus yang kita terima dalam baptisan kita masing-masing. Rahmat baptisan itu adalah meterai suci yang kita terima karena dengannya kita menjadi anak-anak Allah yang memiliki tanggung jawab untuk meneladan Yesus melalui pelayanan kasih yang tanpa batas bagi semua orang.

DOA :
Tuhan, semoga Roh Kudus selalu membarui diri kami dalam mengupayakan kebaikan dan kesejahteraan bagi sesama. Amin.

Sumber :
BUKU ZIARAH BATIN 2026

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rabu, 5 Maret 2025

Jumat, 3 Januari 2025

Sabtu, 15 November 2025