Minggu, 14 September 2025
PENANGGALAN LITURGI TAHUN C / I
PEKAN BIASA XXIV
Warna Liturgi : Merah 🟥
(klik Santo/a, Beato/a untuk melihat kisah singkatnya)
(klik bacaan, untuk melihat isi bacaan Kitab Suci)
Renungan :
Pengosongan diri (kenosis) Kristus yang diungkapkan dalam Kidung Filipi sangat menyentuh hati kita. Pengosongan diri total dari kemuliaan yang setara dengan Allah sampai pada salib, wafat sebagai seorang yang menerima hukuman yang paling keji. Keutamaan pengosongan diri ini membuat Kristus dengan sukarela meninggalkan "kemuliaan-kemapanan-Nya" dan taat, bahkan sampai wafat di salib. Dengan "sama seperti manusia", kecuali dalam hal dosa, Kristus mengajarkan kepada kita bagaimana seharusnya kita hidup berkenan di hadapan Allah.
Pengosongan diri Yesus ini hendaknya juga menjadi teladan kerendahan hati bagi kita. Kadang-kadang kita jatuh dalam kesombongan karena status, kekayaan, pangkat-jabatan, atau kenalan atau karena keahlian dan kemampuan kita. Kita ingin dihormati, diistimewakan dan merasa berhak atas banyak hal. Kita merasa direndahkan ketika orang lain tidak memperlakukan kita sesuai dengan apa yang kita banggakan. Musuh pengosongan diri bukanlah pengharapan dari orang lain, melainkan kesombongan dalam diri kita sendiri.
Keutamaan kerendahan hati ini dapat kita pelajari dalam keluarga melalui hal-hal yang sederhana: kesederhanaan hidup, kemauan untuk bergaul dengan orang sederhana, kerja tangan dan saling membantu dalam aktivitas rumah tangga sehari-hari, serta membaur bersama dengan saudara-saudari dan tetangga kita.
DOA :
Ya Bapa, Putra-Mu Yang Agung telah memberikan teladan pengosongan diri. Semoga kami, sebagai murid-Nya, mau mengikuti teladan pengosongan diri-Nya. Amin.
Sumber :
BUKU ZIARAH BATIN 2025
Komentar
Posting Komentar