Selasa, 26 Agustus 2025

PENANGGALAN LITURGI TAHUN C / I
PEKAN BIASA XXI
Warna Liturgi : Hijau 🟩
(klik Santo/a, Beato/a untuk melihat kisah singkatnya)

(klik bacaan, untuk melihat isi bacaan Kitab Suci)

Renungan :
Ahli Taurat dan orang Farisi mengabdikan hidup mereka untuk mempelajari hukum Taurat. Lebih dari itu, dengan otoritas sebagai ahli hukum, mereka kemudian membagi Sepuluh Perintah Allah dan ajaran ke dalam ribuan aturan dan peraturan kecil. Mereka membuat berbagai penafsiran dari hukum Taurat sehingga banyaknya berjilid-jilid. Karena berfokus pada penafsiran, mereka justru mengabaikan hal-hal yang lebih penting dalam hukum Taurat, seperti keadilan dan kasih Allah. Inilah yang menjadi sasaran kecaman Yesus.

Contohnya, hal persepuluhan. Allah telah memerintahkan persepuluhan dari hasil pertama dari pekerjaan seseorang sebagai ungkapan syukur dan penghormatan atas pemeliharaan-Nya terhadap umat-Nya (Ul. 14:22; Im. 27:30). Akan tetapi, mereka, secara ekstrem melakukan persepuluhan pada hal-hal yang tidak penting (seperti tanaman kecil, adas manis dan jintan) dengan sangat akurat. Mereka sangat memerhatikan hal-hal kecil yang tidak terlalu penting, tetapi lalai memerhatikan orang-orang yang membutuhkan. Mereka menaruh beban yang tidak perlu pada orang lain, tetapi melalaikan belas kasihan, terutama kepada orang yang lemah dan miskin. Apakah kita sering kali sibuk dengan segala hal yang tidak terlalu penting dalam hidup beragama kita dan lupa akan tujuan beragama kita? Apakah kita membuka hati akan kasih Allah untuk mengubah pikiran dan mentalitas hidup beragama kita yang keliru?

DOA :
Tuhan, kobarkanlah hati kami dengan semangat-Mu agar kami mampu melakukan karya-karya belas kasih, kebaikan, dan keadilan dalam hidup kami. Amin.

Sumber :
BUKU ZIARAH BATIN 2025

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rabu, 5 Maret 2025

Jumat, 3 Januari 2025

Sabtu, 15 November 2025