Minggu, 15 Juni 2025
PENANGGALAN LITURGI TAHUN C / I
PEKAN BIASA XI
Warna Liturgi : Putih ⬜️
HARI RAYA TRITUNGGAL MAHA KUDUS
(klik Santo/a, Beato/a untuk melihat kisah singkatnya)
(klik bacaan, untuk melihat isi bacaan Kitab Suci)
Renungan :
Setiap kali kita berdoa, kita selalu membuka dan menutup doa kita dengan 'Tanda Salib' — Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Begitu juga ketika kita dibaptis, Romo atau Diakon berkata, "Aku membaptis engkau, dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus." Kita menyebut Allah kita sebagai Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus. Bagi kita, sebutan semacam itu sudah jelas maksudnya; karena telinga kita sudah tidak asing lagi mendengarnya; dan mulut kita juga sering kali mengucapkannya. Namun, di luar sana, banyak sekali orang merasa heran mendengarnya. Tidak sedikit dari mereka kemudian bertanya, "Kalau begitu, apakah Allah-nya orang Katolik ada tiga?" Pertanyaan mereka berakar pada logika dan perhitungan yang sederhana. Mereka bilang "1+1+1=3, kalau begitu orang Katolik mengimani tiga Allah".
Memang kita manusia sering kali mencoba memahami realitas tentang Allah dengan menggunakan logika dan perhitungan sederhana. Padahal, Allah jelas tidak bisa disederhanakan ke dalam logika cara berpikir dan perhitungan mana pun. Berbicara soal Allah, tidak akan pernah selesai hanya dengan penjumlahan maupun perkalian. Bahkan, jika kita mengatakan bahwa Allah itu esa, juga pertanyaan tentang-Nya tidak dengan sendirinya selesai.
Allah tetaplah menjadi sosok misterius yang mengundang banyak pertanyaan dari umat-Nya. Dan itu baik; sebab jika Allah bisa dimengerti dan dipahami seluruhnya, maka jelaslah Dia bukan Allah lagi. Sebab itu, St. Agustinus pernah berkata: "Kalau engkau memahami-Nya, Ia bukan lagi Allah." Tidak ada yang mustahil bagi-Nya sebab Ia Maha Kuasa. Memang, kita sendiri tidak melihat-Nya secara kasat mata, tapi kita tetap harus percaya kepada-Nya. Tuhan Yesus berkata: "Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya" (Yoh. 20:29). Hanya hati yang terbukalah yang mampu membawa kita pada sikap percaya meskipun kita tidak melihat.
DOA :
Ya Allah, semoga kehadiran-Mu dalam hidup kami menjadi terang bagi dunia, dan kami dapat menyatakan kasih-Mu kepada sesama dengan tulus. Amin.
Sumber :
BUKU ZIARAH BATIN 2025
Komentar
Posting Komentar