Selasa, 25 Maret 2025

PENANGGALAN LITURGI TAHUN C / I
PEKAN PRAPASKAH III
Warna Liturgi : Putih
(klik Santo/a, Beato/a untuk melihat kisah singkatnya)

(klik bacaan, untuk melihat isi bacaan Kitab Suci)

Renungan :
Hari ini, kita merayakan Kabar Sukacita, yaitu kabar tentang kelahiran Yesus Kristus sebagai Juru Selamat dunia. Dalam bacaan-bacaan hari ini, kita melihat kesetiaan Allah dalam menggenapi rencana-Nya untuk menyelamatkan umat manusia. Dalam Bacaan Pertama dari Kitab Yesaya, Nabi Yesaya memberikan tanda kepada Raja Ahas bahwa seorang perawan akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki bernama Immanuel, yang berarti "Allah menyertai kita". Hal ini menunjukkan kesetiaan Allah dalam menyediakan jalan untuk keselamatan manusia melalui kelahiran Yesus.

Dalam Bacaan Kedua dari Surat kepada Orang Ibrani, diuraikan bagaimana persembahan kurban hewan, tidak dapat menghapus dosa manusia sepenuhnya. Namun, Allah sendiri menyediakan tubuh Yesus Kristus sebagai kurban yang sempurna untuk menghapus dosa-dosa kita. Ini menunjukkan kesetiaan Allah dalam memberikan jalan yang sempurna untuk mendapatkan pengampunan dan keselamatan.

Dalam Bacaan Injil, kita melihat peristiwa ketika Malaikat Gabriel datang kepada Maria dan memberitahukan bahwa dia akan mengandung dan melahirkan Anak Allah. Meskipun awalnya Maria bingung, dia dengan rendah hati menerima rencana Allah dan berkata, "Jadilah padaku menurut perkataanmu." Ini menunjukkan kesetiaan dan ketaatan Maria dalam menjalankan rencana Allah.

Kita diajak percaya dan mengandalkan kesetiaan Allah dalam menggenapi rencana-Nya dalam hidup kita. Kita mungkin menghadapi tantangan dan ketidakpastian, tetapi kita dapat yakin bahwa Allah selalu setia dalam mengarahkan langkah-langkah kita. Allah tidak pernah membiarkan kita berjuang sendirian, bergumul sendirian, tetapi Dia selalu hadir dalam setiap detik dalam menit-menit hidup kita, menemani kita, menguatkan kita, dan menuntun kita pada jalan-Nya.

Melalui Yesus Kristus kita dapat mencapai pengampunan dan keselamatan yang sempurna. Tidak ada usaha manusia yang bisa menghapus dosa kita sepenuhnya. Kita juga belajar dari keteladanan Maria dalam ketaatan dan kerendahan hati. Ketika kita menghadapi rencana Allah yang mungkin sulit dipahami atau tidak sesuai dengan keinginan kita, kita perlu belajar untuk menerima dengan rendah hati dan berkata, "Jadilah padaku menurut perkataanmu."

DOA :
Ya Allah, terima kasih atas kabar sukacita tentang kelahiran Yesus Kristus sebagai Juru Selamat dunia. Bantulah kami untuk mengandalkan Engkau dalam seluruh rencana-Mu hidup kami. Berikanlah kami kekuatan dan ketaatan kepada-Mu. Amin.

Sumber :
BUKU ZIARAH BATIN 2025

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rabu, 5 Maret 2025

Jumat, 3 Januari 2025

Sabtu, 15 November 2025